Kelangkaan Pupuk di Situbondo

pic_ECCD16156A4AEC4D8A1E59B79989E1F8

situbondo.- Sejumlah petani di situbondo mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk ( urea dan ZA), sehinggga petani  mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk.

Akibat tak adanya pupuk, para petani terpaksa menunda pemupukan tanamannya. Padahal usia tanaman padi dan jagung milik mereka sangat membutuhkan pemupukan segera.

Berdasarkan informasi kesulitan yang dialami petani terjadi sejak seminggu terakhir. Misalnya pupuk urea yang biasanya banyak, kini susah diperoleh malahan di kios maupun pengecer sudah tak ada persediaan pupuk.

ahmadun (50) petani asal agel kecamatan jangkar mengatakan saat ini dirinya membutuhkan pupuk karena usia tanaman padi miliknya sudah memasuki fase pemupukan. Namun pupuk susah dipasaran, sehingga pemupukan menjadi terlambat belum bisa dilaksanakan.

“Pupuk urea disini sudah seminggu lalu kosong, tak ada stoknya di kios atau pengecer di daerah kami. Jadi kami bersama petani lain menjadi kelabakan. Susah nyarinya. Kalaupun ada, harganya malah jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya. walaupun ada di daerah lain itupun tidak bisa membelinya karena untuk membelinya perlu rekomendasi bahwa lahan pertanian tersebut merupakan kelompk tani setempat.

H. Amiruddin (54) Dia menyebut kondisi sama juga dialami petani daerah lain, seperti di Kecamatan kapongan  dan mangaran. Kondisi itu membuat khawatir, jika tak segera ditangani dan tanaman jagung terlambat pemupukannya, produktifitas tanaman jagung mereka pada musim panen nanti bisa turun drastis. sehingga berakibat para petani bisa merugi. ” agar mendapatkan pupuk didaerah ini harus menitipkan uang terlebih dahulu agar kebagian dalam pembelian pupuk (urea). Kalau jagung telat dipupuk, hasil panen kami bisa jelek, bahkan bisa saja menurun. Kami berharap pemkab bisa secepatnya mengatasi kelangkaan itu,” katanya.

Menurutnya harga pupuk maha bisa menembus Rp 250 ribu per kwuintal, padahal setahunya HET cuma Rp 180 ribu per kwuintal. Harganya terlalu mahal, sehingga keberatan bagi para petani. Lonjakan harga pupuk itu dipicu kelangkaan stok di pasaran, dan kondisinya sudah tak terkendali dan diluar batas harga kewajaran.

“Menteri Pertanian Suswono menyatakan pemerintah telah mengalokasikan dana subsidi pupuk sebesar Rp18 triliun hingga tahun depan sebagai upaya menjamin ketersediaan bahan penyubur tanaman.Dengan anggaran sebesar itu, kami menjamin tidak akan terjadi kelangkaan pupuk. Harga pupuk pun akan terjangkau karena besarnya subsidi itu,” katanya di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu. Ia mengatakan bahwa fenomena kelangkaan pupuk yang selama ini terjadi karena ada permainan oleh pedagang sehingga hal tersebut merugikan petani.”

“Jika pupuk langka, pasti ada permainan. Padahal, stok pupuk bersubsidi petani sangat cukup dan jikapun masih kurang pasti akan kami tambah,” katanya.

Ia meminta pada para petani apabila ada kelangkaan pupuk atau menemukan terjadinya penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi diharapkan hal itu bisa diadukan langsung.”Pengaduan itu bisa langsung disampaikan melalui pesan singkat. Kalau ada penyimpangan, silakan adukan ke saya ke nomor telepon 081383034444,” katanya. Ia mengatakan adanya penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi karena terjadi perbedaan (disparitas) harga cukup tinggi pupuk bersubsidi dan yang tidak (Nonsubsidi).

Disparitas harga pupuk, kata dia, hampir mencapai separuh, sehingga hal itu diduga memicu penyelewengan oleh oknum-oknum di berbagai daerah. Menurut dia, lemahnya pengawasan distribusi pupuk bersubsidi karena tidak adanya tindakan tegas dari para penegak hukum sehingga para pelaku tidak jera.

“Banyak kasus penyelewengan pupuk yang tidak sampai ke Pengadilan,” katanya.

Mentan juga menyampaikan petani yang mengalami gagal panen atau puso akan mendapatkan asuransi.

“Saat ini, lahan pertanian milik petani yang gagal panen atau puso akan diberi bantuan biaya pengolahan. Akan tetapi skema ke depan akan diatur melalui asuransi,” katanya. (DW/Antara Jateng.com)

 

sumber : http://psp.deptan.go.id/index.php/page/newsdetail/107

Advertisements

2 thoughts on “Kelangkaan Pupuk di Situbondo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s